Sate Usus Perenggut Kebahagiaan
Kilas balik awal tahun 2000-an saat masa smp ku.
Jam istirahat sudah tiba, bel tanda istirahatpun berbunyi sesuai jadwalnya pagi ini, biasa, sekitar pukul 9:30. Banyak dari temanku yang langsung berhamburan keluar dari ruang kelas, bercanda ria dan tertawa melepas penat sehabis pelajaran. Aku yang masih di kelas bersama beberapa temanku memutuskan untuk tetap di dalam kelas, bukan karena saya adalah murid yang rajin yang memilih waktu istirahat untuk tetap belajar di kelas, melainkan karena uang sakuku cuma 2000 rupiah, yang saat itu termasuk sangat pas pasan, padahal jarak rumah sampai sekolah cukup jauh.
Makanya kadang uang saku itu kugunakan saat perjalanan pulang untuk membeli minum.
Kembali keruang kelas, ku coba membuka-buka buku, bukan karena apa-apa, cuma agar kelihatan punya kegiatan daripada bengong. Memang sudah kebiasaannya sih, kalau istirahat akan ada anak yang ke kantin terus beli jajan dan dibawa masuk kelas.
Dan betul saja, selang nggak beberapa lama ada grombolan anak-anak konglomerat masuk kelas, dengan menenteng satu kresek penuh jajan dari kantin, ku lirik sedikit, isinya ada nasi bungkus, tempe goreng, minuman dingin, makanan ringan dan ada satu lagi yang membuatku menelan air liur karena kepingin, yaitu sate usus, ini makanan mewah bagiku.
Kutebak lebih dari 5000 rupiah sekali jajan. Hampir setara dengan tiga hari uang jajanku.
Kucoba pasang wajah cuek dan seolah nggak tahu apa-apa. Kadang juga ada yang nanya, " aku mau ke kantin, bareng nggak ? "
" Nggak dulu deh, ini masih pengen di kelas aja "
Sate usus ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagiku, entah kenapa ingatan ini sangat membekas di kepalaku.
Mungkin karena aku bukanlah anak kaum elit, namun aku beruntung bisa bersekolah di sekolah favorit kala itu. Dengan bekal yang pas-pasan bahkan kadang kekurangan, kubertahan dan berharap mendapat pendidikan yang layak. Aku bersyukur karena mendapatkan kesempatan.

Maaf, bisakah lebih konsisten lagi dalam penggunaan kata ganti antara saya dan aku..
BalasHapusNamanya juga corat coret om
BalasHapusTak bisalah.. Hrs sama supaya syahdu di baca itu
BalasHapus